Minggu, 11 Juni 2017

Rasa Bersalah

          Ngerasa bersalah itu nggak enak, sumpah. Kita bakal dihantui sama yang namanya kenggak enakkan hati. Bener sih kita nggak ngelakuin itu dengan sengaja, itu semua pure keapesan kita aja. Kita nggak pernah berniat ngelakuinnya, tapi rasanya ada ketakutan yang besar banget sama penilaian orang lain ke diri kita. Takut jika mereka menganggap kita itu nggak amanah, ceroboh, dan nggak bisa jaga sesuatu milik orang lain. Sebenernya salah nggak sih punya perasaan kayak gitu? Sialnya perasan itu yang bikin kita susah tidur, canggug ketemu sama orangnya secara langsung, trauma sama segala sesuatu yang menyangkut rasa bersalah ini tumbuh dan harus berani tanggung jawab meski kita nggak bener-bener melakukannya.
        Mencoba bertanggung jawab juga kadang mengundang ketakutan yang lebih dalam, takut jika tatapan sinisnya mampir dengan sengaja, aku tahu tidak semua orang akan melakukan hal demikian, ada juga mungkin yang hanya menanggapinya dengan senyum penuh keikhlasan. Tapi menjadi satu-satunya orang yang terjebak rasa bersalah, semua pasti akan terlihat rumit  bahkan mengembanya bisa membuatmu stres. Jika ingin jujur, aku memang hanya bisa meminta maaf dan bertanggung jawab sesuai kemampuanku, menjadikannya pelajaran berharga, tanpa pernah lupa akan rasa bersalah ini.
          Sekali lagi, aku tidak pernah menginginkan semua ini terjadi, menjadikan mu korban tak pernah terpikirkan, bahkan sebelumnya semua terlihat berjalan sesuai alurnya. Jika kamu bertanya ini untuk apa, ini kutujukan untuk rasa bersalahku yang tak berkesudahan, untuk mengatakan apa yang tak pernah bisa benar-benar aku katakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar