Senin, 02 November 2015

teks anekdot


TEKS ANEKDOT
Pindah Rumah
(Desti Andrias W.) 
 

          Siang itu, di sebuah warung, terdapat Pak Bejo dan Pak Toto yang sedang bercakap-cakap. Kemudian datanglah Pak Rahman yang ingin berpamitan karena sebentar lagi akan pindah rumah.
“Wah tumben Pak Rahman mampir ke sini, ada apa?” sapa Pak Bejo.
“Iya Pak Bejo. Saya kesini hanya ingin berpamitan dengan warga di sini, karena sebentar lagi saya akan pindah rumah.”
“Kalau boleh tahu, pindah ke mana?” tanya Pak Toto
“Pindah ke daerah Jl. Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan Pak.”
“Bukankah itu dekat kantor DPR Pak?”tanya Pak Toto memastikan.
“Iya Pak, betul.”
Setelah mendengar hal itu, tiba-tiba Pak Bejo masuk rumah. Kemudian keluar dengan membawa perangkap tikus dan menyodorkannya pada Pak Rahman.
“Ini Pak, maaf saya hanya punya satu. Kalau mau besok saya belikan yang lebih banyak di pasar.”
“Lho, untuk apa perangkap tikus ini Pak?”
“Ya kan pasti di sekitar rumah bapak akan banyak berkeliaran tikus-tikus yang bekerja di Kantor DPR. Uang rakyat yang sudah miskin saja dicuri, apa lagi uang Pak Rahman” jawab Pak Bejo dengan wajah serius.
Pak Rahman dan Pak Bejopun hanya saling menatap bingung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar